Koalisi
merah putih membantah akan pengamandemenan UUD 1945 yang mengatur mengenai
pilpres langsung. Koalisi menilai isu itu hanya halusinasi pihak yang khawatir
dengan kekompakan mereka.
“
itu halusinasi mereka saja, kami tidak pernah terpikir apalagi mengucapkan
itu.” Kata juru bicara koalisi merah putih. Tantowi yahya di kompleks parlemen
senayan, selasa.
Tantowi
mengatakan, koalisi sepakat dengan amanat konstitusi pasal 6A UUD 1945 yang
menyatakan presiden dan wapres di pilih secara langsung oleh rakyat.
Menurutnya, kalau pun amandemen dilakukan tidak akan ada pasal yang
bertentangan dengan pancasila dan pembukaan UUD 1945 “kalaupun ada amandemen,
ya bisa saja kan yang penting preambule-nya kita pertahankan,” ujar Tantowi.
Ketua
DPP partai golkar itu mengatakan, koalisi merah putih hanya akan mengamandemen
sejumlah produk undang-undang yang di anggap terlalu proasing, koalisi juga
ingin memastikan undang-undang yang dihasilkan DRR periode mendatang
benar-benar memberi dampak bagi kesejahteraan rakyat ,” seperti UU migas, UU
perbankan, banyaklah kata Tantowi.