PENGARUH
HUMAN RELATIONS TERHADAP ORGANISASI
Human relations
merupakan hal yang penting dalam kelancaran suatu kegiatan apapun, terutama
dalam suatu organjsasi , karena suatu hubungan antara manusia yang baik akan
menciptakan suatu keharmonisan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Manusia
merupakan individu yang berbeda-beda maka secara langsung atau tidak langsung
akan menciptakan permasalahan yang besar maupun kecil. Maka diperlukan
penguasaan Human Relations yang baik untuk memecahkan masalah yang ada. “Hanya
saja (Human relations) di sini sifat hubungannya tidak seperti orang
berkomunikasi biasa, bukan hanya penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada
orang lain, tetapi hubungan antar orang-orang yang bekomunikasi itu mengandung
unsur-unsur kejiwaan yang sangat mendalam ” .
Jadi, dapat disimpulkan Human Relations adalah suatu
hubungan antar manusia yang lebih dari sekedar hubungan manusia , melainkan
hubungan manusiawi yang tidak hanya mementingkan aspek komunikasi, tetapi juga
aspek psikologi dan kepuasan. Human relations dapat dilakukan untuk
menghilangkan hambatan-hambatan komunikasi, meniadikan salah pengertian dan
mengembangkan segi konstuktif sifat tabiat manusia. Human Relations dilakukan
untuk menyembuhkan orang yang menderita frustasi. Frustasi timbul pada diri
seseorang akibat suatu masalah yang tidak dapat dipecahkan olehnya. Apabila
frustasi itu diderita oleh anggota, apalagi bila jumlahnya banyak ini akan
menggangu jalanya organisasi akan menjadi rintangan bagi tujuan yang akan
hendak dicapai oleh organisasi tersebut.
Tidaklah bijaksana jika seorang pemimpin menangani setiap
anggota yang frustasi dengan tindakan kekerasan . Di sinilah pentingnya peranan
Human Relations. Dia harus membawa penderita dari situasi masalah kepada
pemecahan masalah situasi. Dalam menerapkan Humn Relations seorang pemimpin
harus memperhatikan beberapa prinsip agar pencapaiannya dapat maksimal.
Diantaranya adalah :
·
Harus ada sinkronasi antara tujuan
organisasi dengan tujuan-tujuan individu didalam organisasi tersebut.
·
Suasana kerja yang menyenangkan.
·
Informalitas yang wajar dalam hubungan
kerja.
·
Manusia bawahan bukan mesin.
·
Kembangan kemampuan bawahan sampai
tingkat yang maksimal.
·
Pekerjaan yang menarik dan penuh
tantangan.
·
Pengakuan dan penghargaan atas
pelaksanaan tugas yang baik.
·
Alat perlengkapan yang cukup, dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar